Tampilkan postingan dengan label cahaya ukhuwah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cahaya ukhuwah. Tampilkan semua postingan

Selasa, 17 Januari 2012

cahaya ukhuwah

Jauhkanlah Resah..

Sendiri menyepi tenggelam dalam renungan. Ada apa aku seakan ku jauh dari keteangan. Perlahan ku cari mengapa diriku hampa mungkin ada salah mungkin ku tersesat mungkin dan mungkin. Oh Tuhan aku merasa sendiri menyepi ingin ku menangis menyesali diri mengapa terjadi. Sampai kapan ku begini resah tak bertepi kembalikan aku pada cahayamu yang sempat menyala benderang dihidupku. Edc.sendiri.

Kala tiba suatu hari pada masa yang telah ditentukan. Saat itu aku berada dalam lingkungan yang baru. Sama sekali aku belum mengenalnya. Sulit untukku beradaptasi, sulit untukku bergaul. Tapi, kau menggenggam tanganku erat, menarik tanganku dan masuk bersama dalam dekapan kasih sayangnya. Ku tatap wajah mu sampai akhirnya aku mantap melangkahkan kaki ku bersama mu. Senyuman itu yang dapat meyakinkanku untuk melangkah. Semangat mu memicu hati ini yang tengah merasa sendiri.

Hari-hari disini kita lalui bersama, bulan demi bulan pun silih berganti. Kini kita telah beranjak dewasa. Halayak orang dewasa sudah harus bisa mandiri, menentukakn hidupnya secara mandiri, mengatur strategi untuk hidup sukses mandiri, bahkan semua serba mandiri.

Kini kau tlah disibukkan oleh kesibukan yang lain. Tapi, aku selalu berusaha memahami hal itu. Karena kau warna hidupku.
Tapi, semakin hari karena kejadian yang menimpa kita bersama. Entah mengapa membuat perubahan yang terjadi. Kau tak lagi seperti dulu, selalu bersama disampingku selalu. Semakin hari bayanganmu menipis dipelupuk mataku. Dan ku sadari kau telah menghilang.
***
Sekarang aku duduk berada satu barisan dengan sahabat yang lain. Aku menengok ke arah kiri dan kanan samping yang aku lihat orang asing yang kini menjadi bagian dari hidupku. Sahabat. Ada rasa rindu mengapa tak kau yang ada disampingku sekarang. Saat itu dihadapanku ada seorang kakak yang sedang duduk tegap. Menatap layar monitor dengan lamat-lamat. Kuperhatikan dia sedang sibuk mencari sesuatu dari layar itu. Setelah yang dicari dia dapat wajahnya tersenyum merona. Setelah kami duduk lama menunggu akhirnya dia bersua. “ya, oke sekarang kita akan masuk kedalam masa, dimana masa ini adalah masa-masa dimana kita masih lucu-lucunya, imut-imutnya. Dan saya akan memutarkan salah satu lagu yang merdu saat kita masih kecil belia”. Lalu dia memainkan lagu itu.
Lagu itu terdengar sangat lucu, teringat masa kecil yang lucu. Serasa ditimang-timang dan ingin terlelap tidur seperti bayi. Merdunya.
Kakak itu berkata,” coba sekarng kalian pejamkan mata kalian, dengarkan alunan nada yang indah ini, bayangkan masa-masa dimana kalian masih kecil mungil. Bermain-main di kali, berlari-lari kecil bersama teman-teman, bersenda gurau, tertawa dan bercanda bersama teman kecil kalian,, tapi lihatlah sekarang kalian sudah besar kalian telah beranjak dewasa. Bayangkan sekarang kalian ada dipadang rumput yang hijau, angin yang sejuk menusuk kulitmu. Terasa segar dan sangat menyejukkan. Di ujung padang sana berdirilah sesosok manusia. Dia melambai-lambaikan tangannya seraya memanggilmu. Kau berjalan melangkah mendekat padanya. Semakin kau terus berjalan semakin kau dapat melihatnya dengan jelas. Lalu bertemulah sepasang tatapan mata disertai senyuman manis. Dia sahabatmu. Kau rangkul dan peluk erat tubuhnya. Lalu dia menggenggam tangan mu erat sangat erat. Dia berkata,” sahabat kini kau tlah dewasa, sekarang saatnya kau hidup mandiri, aku takkan selamanya berada disampingmu. Tapi, ingatlah selalu kau takkan pernah berjalan sendirian. Aku yakin kau bisa menghadapi semuanya sendirian. Disaat aku tiada kau harus bisa menajlani hidupmu dengan mandiri. Adakalanya aku tiada disampingmu atau mendapingimu selalu, tapi ingatlah doaku akan selalu menyertaimu. Tersenyumlah tatap masa depanmu. Aku yakin kau pasti bisa karena kau takkan pernah ku biarkan berjalan sendirian”.”

Seketika mata ini meleleh, menitikkan air mata.
Lalu kakak berkata,” sekarang bukalah mata kalian kembali, lihatlah sahabat yang disekitar kalian, merekalah pula yang akan berjuang bersama dengan kalian.”
Kuhapus air mataku, dan ku peluk sahabat-sahabatku itu.

Yang membuatku sedih mengapa kau tak ada disini bersama denganku sekarang. Aku tetap merasa sendiri.
***
To be continue

-kindness a bee-

Sabtu, 24 Desember 2011

cahaya ukhuwah

Pertemuan singkat

Seorang kakak bertanya padaku, " apa cita-citamu dek?". Aku menatap sang kakak sambil berpikir, dan menjawab,"..mm..aku ingin menjadi pilot?" dengan wajah berseri penuh senyuman. sang kakak keheranan dan tersenyum, lalu bertanya lagi," mengapa kamu ingin menjadi pilot?",,aku menjawab dengan lantang, "aku ingin terbang!"
"cita-cita mu, begitu setinggi langit", ucap sang kakak ^^. Aku pun tersenyum, dan bertanya padanya," kakak mau tahu alasan mengapa aku ingin terbang?",,"mengapa?" dengan begitu semangat dan rasa penasaran sang kakak berkata. " Aku ingin menggerakkan sayap kiri ku yang kaku".Sang kakak tersontak kaget dan diam, mendengar lamat-lamat kembali apa yang akan diucapkan adik kecilny itu."Aku ingin menggerakkan sayap kiriku yang beku, entah akhir-akhir ini sayap kiri ku selalu merasa sakit, bahkan tak mampu untuk bergerak, mungkin saja dengan aku terbang dan menggerakkan sayapku secara teratur, hup hap hup hap," aku mempraktekkan layaknya seekor burung, dan tersenyum.."tapi aku tak selincah burung itu"..aku menatap langit biru dan menunjukkan tangan ku pada seekor burung yang sedang berterbangan.
tanpa disadari, sang kakak telah meneteskan air mata. Sang adik masih memandangi burung-burung itu sambil tersenyum. Sang kakak menunduk dan tak bisa menahan isak tangisannya, sampai perlahan sang adik menolehkan wajahnya. saat itulah sang adik mendapati sang kakak yang sedang menangis tersedu-sedu. Sang adik tersenyum dan menepuk punggung kakaknya, dan bertanya,' Apa yang membuat mu menangis kak?".. terdiam dan tak berkata-kata, itulah ekspresi yang di tunjukkan sang kakak.
semilir angin menemani kesepian dua orang pemuda itu. Sang kakak begitu menikmati tangisannya itu, dan sang adik masih sibuk menepuk-nepukkan tangannya ke punggung sang kakak.
" maafkan kakak dek," sang kakak mulai bersua kembali selepas puas menangis. sang adik memandangnya dan tersenyum. sang adik menunduk dan berkata," kau tak perlu meminta maaf kak, apa salahmu padaku? bahkan aku yang selalu merepotkan mu, kau selalu berusaha membuatku tersenyum bahagia, tak pernah kau buatku kecewa."
"kau selalu berusaha membuat aku menjadi berharga, layaknya mutiara hitam dilautan, bahkan lebih dari itu kak. Kau selalu berusaha untuk memberikan yang terbaik dan memberikan kepercayaan serta kau berhasil membuat aku selalu percaya padamu karena kau kakakku, kau selalu membuatku bangga kak." aku tersenyum padanya dan merangkul dirinya. Mendengar hal itu sang kakak tersenyum bangga pada adiknya dan berkata," terimakasih kau adalah hal yang terindah dalam hidup ini, yang selalu harus aku jaga. aku tak akan pernah membiarkan diri ini dapat melukai hatimu, dan tak kan pernah ku biarkan diri in i mengecewakan dirimu." sang kakak memeluk erat diri ini. Tak ingin ku lepaskan pelukkan ini karena sebentar lagi kami akan berpisah untuk sementara waktu. terpisah antara jarak dan waktu. tapi aku akan selalu merindukan mu kak. 

" aku lebah yang kuat, aku pasti bisa terbang. kakak jangan pernah kau khawatir tentang aku, karena disini aku akan baik-baik saja. dan aku pun takkan risau karena kau disana akan baik-baik saja. jaga dirimu kak, jaga hatimu, jaga pikiranmu. aku yakin kau tak akan pernah melukai orang lain. begitu pula diriku aku takkan pernah melukai hati ibu hati bapak, ataupun hatimu begitu pun hati orang lainaku yakin kau tak akan pernah melukai orang lain. begitu pula diriku aku takkan pernah melukai hati ibu hati bapak, ataupun hatimu begitu pun hati orang lain. aku yakin kau takkan pernah mengcewakan kami semua. adek sayang kakak." ucap ku lirih dengan kesungguhan hati.
" iya dek, gapailah cita-citamu itu, terbang bebas lepas. aku selalu berusaha menumbuhkan kepercayaan agar aku tak pernah mengecewakanmu.. selalu berusaha memberikan yang terbaik walau belum seutuhnya, tapi yakinlah dek, kakak akan selalu menjagamu, takkan buat ibu dan bapak dan dirimu bersedih hati, kakak takkan pergi lagi untuk menghilang, tapi kini kita harus berpisah. karena kau dan aku masih harus menjalankan peran kita masing-masing".. ucap sang kakak. 

di bawah pohon rindang ini aku dan kakak merangkai cerita, berpelukan erat saling menguatkan.
karena Allah 

Selasa, 08 November 2011

cahaya ukhuwah

Nikmat Hari Ini


Beginilah jikalau masuk tanpa menganalisis terlebih dahulu, akibatnya terkurung dan tak bisa keluar. Tapi, untungnya aku sadar dengan sekelilingku, diluar sana ada orang yang sedang berwudhu, lalu aku ketuk pintunya dengan keras dan meminta tolong dari dalam, dengan kesungguhan hati dan kekuatan pikiran juga memohon pertolongan hanya pada Allah semata, akhirnya ada seorang gadis yang sedang bersama temannya membukakan pintunya. Dia tersontak kaget ketika mendapatiku terkurung di wc itu, dengan senyum manis aku berkata, “makasih, itu pintunya tidak ada daun telinganya, jadi tak bisa di buka dari dalam.”
Peristiwa yang mengesankan,akhirnya setelah shalat ashar aku berkenalan dengan gadis itu, ternyata dia bernama Hani bersama dengan temannya yang bernama syifa, mereka baru tingkat 1 jurusan biologi fakultas fkip. Terimakasih sahabat semoga Allah selalu merahmati kalian. Jazakillahu khoiron katsiron. ^_^ semoga kita bisa bertemu lagi.
Diperjalanan pulang hendak menuju parkiran fe, disanalah pikiran ku mulai berimajinasi dan berpikir ternyata memang benar memberi lebih membahagiakan dari pada diberi. Teringat kisah yang di ceritakan oleh bang kemas mahmud pada saat kuliah dhuha season ke tiga. Katanya ada seorang pemuda yang kuliah di universitas pendidikan indonesia, dia itu adalah seorang anak yang sederhana. Dia tinggal di kosan. Hingga suatu hari nanti sang ibu mengirimkan surat padanya, dan meminta snag anak untuk bersegera pulang karena sudah selama 3 tahun dia tak pulang. Tapi untuk saat ini sang anak tak bisa pulang karena dia tak memiliki uang untuk berangkat pulang kampung. Akhirnya sang anak berjanji pada sang ibu, bahwa dia akan pulang apabila dia berhasil mendapatkan beasiswa. Masalah yang sedang dihadapi nya saat ini adalah uang, untuk bayar kost saja tidak ada apalagi biaya untuk pulang kampung. Dan akhirnya dia menghampiri bang kemas dan bercerita bahwa dia sudah tidak ngekost lagi ditempat dia kost karena dia tak sanggup lagi harus membayarnya dengan apa. Dia berkata pada bang kemas, “bang pokoknya  mulai hari ini dan seterusnya saya akan menjadi orang yang memiliki banyak  teman, saya tidak akan kuper lagi, sampai saya mendapatkan beasiswa itu”. Dan terbukti pada saat itu setiap semester dan setiap harinya dia memiliki banyak teman dan selama tiga tahun dia tinggal bersama teman-temannya. Dengan usahanya yang gigih dan bersungguh-sungguh akhirnya dia mendapatkan beasiswa itu, dan dia menelepon ibunya. “ bu alhamdulillah saya sudah dapat beasiswa, dan saya bisa pulang sekarang. Ibu mau di bawakan apa?” sang ibu berkata, “ kau mau pulang saja ibu merasa senang, yasudah kau belikan ibu mukena saja ya nak, supaya ibu bisa lebih rajin dalam shalatnya”. Akhirnya sang anak pulang dengan sekantung mukena ditangannya, hanya itu yang dia bawa. Dia begiu senang karena sudah 3 tahun kebelakang dia tak pernah pulang. Sesampainya di depan rumah, dia mendapati seorang wanita yang sudah terlihat keriputnya sedang menyapu dihalaman rumah, dia datang dengan senyuman dan salam, “ assalamu’alaikum ibu?”,, wanita itu menoleh dan menjawab salam darinya,” wa’alaikumsalam. Nak kau sudah pulang.” Akhirnya sang anak memberikan hadiah mukena kepada ibunya. Pertanyaannya siapakah yang paling bahagia? Si anak apa si ibu?
Jawabannya si anak, karena dia sudah membuat si ibu bahagia dan tersenyum.
Aku merasa lega disaat cinta ku memang tak terbalas oleh sang pujangga hati, tapi janganlah risau Allah tlah mempersiapkan yang lebih baik. Memberi memang lebih membahagiakan dari pada diberi, mencintai lebih baik dari pada dicintai. Menghargai lebih mulia daripada dihargai. Jadi mulai saat ini perbaikilah diri ini, mulailah sekarang mencoba untuk bisa memberi bukan diberi, karena apa.. tangan diatas lebih baik dari tangan yang diatas. Bukan begitu?
Ciamis. 06 oktober 2011
Selesai pukul 17:36

Sabtu, 20 Agustus 2011

surat darimu untukku, kak

Allah ciptakan dunia ini dengan segala isinya dengan segala kemudahan yang nyata. Namun , satu dari semua yang terindah adalah dirimu, wahai wanita. Dia ciptakan dirimu dengan segala keindahan yang melekat padamu. Dia ciptakan tubuhmu dengan bentuk yang sebaik-baik bentuk. Dia berikan padamu wajah yang cantik jelita, manja dan rupawan bak bidadari turun dari khayangan, hingga ku tak kuasa menolak (menahan) pandangan, memalingkan wajah dari indahnya rupa. Dia berikan padamu mata yang tajam, hingga mampu menembus hijab hatiku dan terpatri dalam-dalam. Dia berikan padamu hati selembut sutera, sebening air, hingga mampu merasuk ke dalam sukma dan mengalir bersama aliran darah hingga menyatu ke dalam raga.
Hingga Dia (Allah) jadikan dirimu sebagai tianga suatu bangsa dan kami (kaum adam) sebagai benteng pelindung bangsa. Betapa mulianya dirimu dihadapan-Nya. Andai ku tak ingat dosa, takkan henti ku tatap indahnya wajah dan sorotan kedua bola matamu, menggapaimu dan mendekap erat dalam pelukan. Namun kuasaku ada yang menguasai, Dialah Allah SWT. Robbul izzah.....pemilik dan pemelihara ciptaan-Nya.
Saudariku, sebaik-baiknya wanita adalah ia yang terus berusaha menjaga hijabnya. Dan sebaik-baik laki-laki adalah ia yang memuliakan wanita. Maka, izinkanlah aku tuk memuliakanmu.
Saudariku....mimpi....harapan.....itu semua adalah hak semua orang. Betapa bahagianya ketika harapan tak sesuai dengan takdir, sekuat apapun usahamu takdir Allah-lah yang akhirnya akan menang pada akhirnya. Namun ingatlah! Allah tidak menilai hasil, tapi bagaimana proses untuk mencapai hasil dan niat tentunya.
Jangan paksakan kehendakmu atas kehendak Allah, karena bukannya bahagia yang didapatkan , tapi rasa sakit yang mendalam yang kan kau dapat, terkibrah dengan yang namanya cinta. Akan membutuhkan waktu yang lama utnuk mengobatinya. Lama saudariku.
Saudariku, ingatlah! Rizki, pati (mati0, celaka, dan jodoh telah Allah  atur, telah Allah catatkan melalui kalam-Nya di lauhfulmahfudz-Nya, berikut waktu kapan turunnya.
Janji Allah tidak pernah meleset, akan selalu indah pada waktu-Nya. Berhentilah berharap pada makhluk!
Cukuplah Allah yang ada dalam hati, menempati setiap rongga hati mengalir bersama aliran darah, bersama setiap detakkan jantung, hembusan nafas, dan setiap kedipan mata.
Biarlah Allah yang membimbing setiap ayunan langkah menuju takdirnya, menuju mimpi-mimpimu.
Biarlah Allah  membagi cina-Nya utnuk dia yang kau cintai,
Saudariku,
“Nur yang tersimpan dalam hati, datang dari cahaya yang berasal dari khazanah-khazanah keghaiban. Cahaya yang memancar dari panca inderamu, adalah berasal dari ciptaan Allah SWT. Dan cahaya yang memancar dari  dalam hatimu, adalah berasal dari sifat-sifat Allah”. (imam Athaillah)
So, jaga hatimu...jaga hatimu....jaga nhatimu...



“ Ku tunggu saat itu ti8ba”

Jangan memuji kecantikan pelangi
Pujilah siapa yang menciptakan pelangi

Bukannya ingin menyalahkan cinta
Justru ingin menjaga kesucian cinta

Tak banyak ungkapan kata
Hanya maaf atas kedhaifan jiwa

Sadar akan takdir yang digariskan
Hanya Allah yang menentukan dan menetapkan

Izinkan aku yang ingin menjaga hijabku
Bukan ku menolak, tapi menghargaimu
Izinkan ku memuliakanmu’atas anugerah yang Allah berikan padamu
Hingga tiba waktu yang ditunggu
Dimana dua hati berpadu
Dalam jalinan cinta Allah yang syahdu

Sayangku, untukmu, adik-adikku.

Sabtu, 18 Juni 2011

my note 2

Kini ku temukan orang-orang hebat
Hari-hari adalah hari yang seperti biasa,tak ada yang istimewa dalam hidup ini yang ada hanya bosan bosan dan membosankan. Ingin ku temukan dalam hidup ini sesuatu yang berbeda dari biasanya. Hari demi hari ku jalani dengan seksama,semakin ku melangkah semakin aku tahu kemana arah yang akan ku tempuh, akhirnya ku temukan sesuatu yang berbeda itu, yang akan mengubahku menjadi orang yang baru,yaitu berkumpul dengan orang-orang yang sholeh.
Disinilah aku dipertemukan dengan hari-hari yang istimewa dimana hari-hari dijadikan sesuatu hal yang berharga. Karena hari itu berharga jadi setiap hari harus dimanfaatan dengan penuh manfaat. Mereka selalu berkata :jadilah seseorang yang dapat bermanfaat bagi orang lain’, jadi haari-hari ini harus diisi dengan sesuatu yang bermanfaat, jangan sampai hari-hari ini disia-siakan karena hidup didunia ini hanya sementara. Jadikan hari-harimu hari yang penuh manfaat, jangan pernah menyia-nyiakan hidup ini.
Banyak hal yang aku pelajari dari mereka, mereka mengajarkan ku bahwa setiap harinya terdapat beribu hikmah yang harus kita ambil untuk acuan masa depan. Tidak hanya itu, mereka juga mengajakku untuk membangun mimpi di dunia ini, karena untuk meraih sesuatu didunia ini sangatlah mudah,dengan ikhtiar dan do’a dan bersungguh-sungguh dijalan Alloh. Insyaallah mentari bisa kita genggam,dan dunia bisa kita jelajahi.
Tapi kita harus ingat bahwa didunia ini kita hanya tinggal sementara tidak untuk selamanya, hidup yang sesungguhnya adalah hidup setelah kita mati. Jangan sampai kita melupakan kewajiban yang harus kita lakukan didunia ini. Mereka memperlihatkan padaku kehiduan didunia yang semakin kejam,akan kemanakah kita pergi dari kekejaman dunia ini, jawaban yang terlontarkan hanyalah kepada Allah semata. Mereka mengajarkanku untuk tidak lengah dalam menjalani hidup ini dan tidak ragu untuk mengambil keputusan.
Tapi, mereka memperlihatkan syurga yang luar biasa indahnya. Sehingga mengajakku untuk masuk kedalamnya, tapi apakah aku pantas menginjakan kaki ini diatas syurga itu, tapi mereka mengajarkanku bagaimana caranya agar aku dapat masuk kedalam pintu syurga itu, mereka tak pernah lelah mengingatkankku apabila ku melakukan kesalahan, mereka selalu mengajakku dalam kebaikan, mereka memberiku ilmu yang sangat bermanfaat untuk hidup ini.
Kini ku temukan orang-orang yang hebat,
Karena ALLAH yang Maha Dahsyaat Hebatnya, aku dipertemukan dengan mereka, yang selalu mengingatkanku, mengajaku dalam kebaikan,menginspirasi diri ini, dan selalu memotivasi diri ini.
Jadikanlah mereka ahli syurgaMu ya Rabb.
Karena mereka adalah mutiara-mutiara hati di peradaban ini. Mereka membangun peradaban baru dengan do’a dan ikhtiar dengan jihadfisabillillah.
Ini langkah kami yang akan terus melaju untuk Membangun Mimpi.

                                                                             Ciamis, 02 april 2010

Selasa, 14 Juni 2011

Kehadiran seorang sahabat


Sedihku sedihmu juga
Senyummu senyumku juga
Kasihmu kasihku juga
Dukamu adalah dukaku
Bahagiamu adalah bahagiaku juga
Sahabat,,,
Dikala ku sedih kau selalu menghiburku
Dikala ku senang kau pun ikut senang
Tak pernah kau mengeluh untuk menghiburku
Tak pernah kau meminta balasan atas kasih sayang yang kau berikan
Kau selalu membuatku semangat
Kau memberikan aku sebuah pelajaran dan motivasi untuk membangun hidup ini
Kau mengenalkanku pada yang Maha Pengasih
Kau membawaku ke jalan Sang Maha Penyayang
Tak pernah kau meminta balasan atas apa yang tlah kau berikan
Kau buatku tersenyum,bahagia, dan selalu ceria karena ada kau disampingku
Betapa tulus dan polosnya rasa cintamu padaku
Walau hati mu sedih tapi kau tak pernah mau menampakkannya padaku karena kau tak mau membuatku cemas
Kau selalu tampak ceria
Apakah kau akan selalu tersenyum walau dunia ini sangat menyakitkan???
Apakah kau akan selalu bertahan walau dunia ini menyengsarakan??
Apakah kau akan selalu bersabar walau dunia ini penuh dengan musibah??
Apakah kau akan sealu yakin bahwa Allah selalu bersama kita semua??
Betapa indahnya nikmat dunia ini sehingga aku lupa untuk mensyukurinya,,
Tapi kau selalu mengingatkan ku akan syukur itu,,syukur yang tiada tara
Dan kini kau harus pergi meninggalkan ku berjuang menjadi seorang syuhada mencari ridho Allah dengan kesungguhan hati, menuntut ilmu dengan ulet dan gigih.
Tidakkah kau melupakanku wahai sahabatku?
Insyaallah,,,
Aku akan selalu mendoakanmu disetiap shalatku
Walau perjuangan hidup ini sangat menyakitkan aku berharap kau bisa bertahan
Cobaan, musibah yang datang semoga selalu kau hadirkan senyuman di raut wajahmu
Walau sungguh menyakitkan tetaplah menjadi seseorang yang tegar,
Kuat menghadapi hidup ini..
Walau ku tak disisimu…
Tapi ingatlah Allah yang Maha Pengasih yang selalu ada melihatmu, dan berada disampingmu bahkan Dia ada dihatimu
Jangan pernah kau merasa bahwa kau sendirian karena ada Allah yang selalu menemanimu
Walau hatimu terluka dengan kehidupan yang kau jalani sekarang tetaplah bersabar, karena Allah pasti memanggilmu
Wahai sahabatku, wahai saudaraku,
Hadapilah hidup ini dengan senyuman
Jalanilah hidup ini dengan kesabaran
Tetaplah semangat untuk mensyukuri nikmat
Walau pahit jangan dijadikan sebuah penyakit
Karena itu yang akan membuatmu putus asa,hilang rasa, tanpa perasaan.
Walau hidup begitu menyakitkan, tetaplah hati memiliki ketabahan karena hidup sekali hidup berarti, raihlah sukses melalui proses, hadapi dengan sabar bukan dengan kasar, jalanilah dengan ramah tak dengan amarah.
Disini aku akan selalu mendoakanmu, semoga kau baik-baik saja,,dan tetap berada dalam lindungan Allah SWT.
Ich liebe dich weil Allah
Allah selalu menyayangimu wahai sahabat.

           Dari: sahabatmu yang selalu mencintaimu karena Allah
     Untuk : sahabatku yang terbaik yang selalu dilindungi Allah